Cara Kerja Laminar Airflow

Cara kerja laminar air flow sangatlah sederhana. Yakni, digunakan untuk menghirup udara dari luar, dilakukan pemrosesan hingga bersih dengan penyaringan, dan dihembuskan di dalam ruang laminar air flow. Hembusan angin pada laminar air flow diharapkan bisa konstan atau stabil. Bentuk laminar air flow biasanya berupa kubus, hal ini dimaksudkan untuk memperluas meja kerja pengguna dan mengurangi kemungkinan turbulensi hembusan angin. Karena Turbulensi bisa menyebabkan pengendapan debu atau kotoran di sekitaran clean bench.
Jenis laminar air flow :
Vertical laminar air flow. Jenis laminar air flow ini menghembuskan udara dari atas ke bawah, kemudian keluar melalui bagian bawah ruang kerja.
Horizontal laminar air flow. Merupakan jenis laminar air flow yang menghembuskan udara dari depan ke belakang, yang artinya kemungkinan besar lebih luas penyebaran udara di ruang kerja. lihat gambar untuk lebih memahami.
Pada laminar air flow terdapat bagian-bagian yang perlu anda ketahui, yakni:
Panel Operasi
Ruang Kerja
Lampu UV
Lampu LED
Blower
Pre Filter
HEPA(High-Efficiency Particulate Air) Filter
ULPAUltra-Low Particulate Air) Filter
Prinsip kerjanya dimulai dengan udara yang masuk dengan cara dihisap, udara akan melewati sebuah saringan yang dinamakan dengan pre filter. Pre filter ini biasanya memiliki ukuran berkisar di 5 micro meter, sehingga debu dan kotoran tidak bisa melewati saringan ini. Udara masuk ini memang sudah melewati filter, namun tidak cukup baik. Maka dari itu dibantu dengan blower dihembuskan kembali melewati HEPA Filter. Jika dirasa perlu lebih steril lagi, maka bisa dilewatkan ke ULPA Filter.